Sabtu, 16 September 2017

Model Rok Span Batik Panjang Pendek Modern 2018

Pilihan Model Rok Span Batik Panjang Pendek Modern 2018 ini bisa anda jadikan sebagai bahan tambahan dalam memilih jenis rok yang sesuai dengan keinginan anda dan memang jenis dan model span ini banyak digemari wanita jaman sekarang dan cocok untuk semua jenis dan ukuran tubuh bisa untuk wanita gemuk dan langsing.

Banyak sekali pariasi jenis dan model rok span wanita yang berkembang saat ini dimana dari sisi konsep sendiri banyak yang memberikan sentuhan modern dan simple tinggal anda saja ingin memilih model dan jenis yang sesuai dengan slera anda dan kami sajikan beberapa pilihan rok span yang trend dibawah ini.

Untuk Model Rok Span Batik sendiri memang biasanya akan dikenakan oleh para pekerja kantoran dan bisa anda pasangkan dengan model baju seperti kebaya dan blus. Yuk lihat dibawah ini adalah salah satu dari beberapa contoh yang akan kami berikan kepada sahabat di rumah.


Untuk bawahan sendiri anda bisa mencoba jenis sepatu yang hag tinggi jika memang anda nyaman dalam mengenakanya dan berjalan tidak ada beban tentu saja sangat cocok cocok saja akan memberikan penampilan anda semkain oke. Kepopuleran batik menjadikan berbagai perusahaan mencoba menerapkan seragam dengan motif asal Indonesia ini. Kamu bisa menemukannya pada pramugari maskapai Indonesia.


Model rok span juga di aplikasikan pada seragam mereka, kamu bisa mencontohnya sebagai ide fashion yang berbeda.



Bukan hanya rok span pendek saja, rok span panjang juga cocok apabila diberikan motif batik. Menggunakan bahan yang halus, serta atasan kemeja pendek tipis sangat pas digunakan pada saat suasana atau kegiatan santai. Gimana? Tertarik ingin mencobanya?

Sekian informasi yang bisa kami hadirkan mengenai beberapa pilihan gaya dan 
model rok span yang bisa kamu pilih dan terapkan sesuai dengan suasana kegiatan yang akan kamu lakukan. dan tentu saja tidak kalah penting adalah keselarasan warna haruslah di perhatikan.
Read More

Senin, 26 Juni 2017

70+ Model Kebaya Bali Lengan Panjang Pendek Kombinasi

Model Kebaya Bali Lengan Panjang Pendek Kombinasi yang cocok untuk wanita berbadan gemuk, langsing memang begitu banyak di minati dalam melengkapi fashion yang makin sempurna dimasa ini. Memilih model kebaya bukan hanya sebatas untuk sebuah gaya namun lebih dari itu kebaya yang diguanakan sebisa mungkin memiliki sebuah aura yang memancarkan pesan kebijakan, keanggunan, keindahan karena sejatinya itulah esensi dari sebuah busana. 

Perkembangan gaya berpakian dewasa ini memang begitu cepat, namun ada satu hal yang tidak bisa di hilangkan salah satunya adalah baju khas budaya daerah salah satunya adalah kebaya bali ini dimana memiliki ciri yang sangat kuat dan bisa dikenali dengan mudah. 



Untuk anda yang sedang mencari refrensi model kebaya bali modern yang anda kenakan dalam acara pesta, budaya misalnya atau bahkan mau lebih modern dengan kombinasi bawahan barokat satin akan menambah pesona anda dan memang akan memberikan kesan yang berbeda dimana perpaduan modern tradisional ini akan memberikan kesan terbaik. 

Ok dibawah ini ada beberapa gambar contoh model kebaya bali yang mengalami beberapa proses modifikasi dan yang memang yang original asli juga ada. Bisa anda cek kiranya mana yang sesuai dengan slera anda. 

Model Kebaya Bali Lengan Panjang Pendek


























Untuk pemilihan kombinasi warna kebanyakan menggunakan warna yang netral dimana perpaduan putih dan merah sangat baik. Namun yang menjadikan model kebaya bali ini sangat khas dan berbeda ialah pada bagian pinggulnya dimana selalu ada slendang dan bisa di lihat ulang pada beberapa gambar diatas.

Read More

Pengertian Biaya Oportunitas

Pengertian Biaya Oportunitas - Seiring perkembangan zaman, pertumbuhan negara-negara di Dunia semakin jauh meninggalkan era sebelumnya. Pertumbuhan yang semakin pesat, perbedaan kebutuhan dan adanya timbal balik yang berbentuk simbiosis mutualisme antar negara-negara di Dunia menyebabkan timbulnya banyak opsi yang harus dipilih oleh negara-negara tersebut.


Pilihan-pilihan itu muncul ketika dihadapkan pada tatanan nilai baru dan dipaksa menghasilkan trobosan-trobosan baru dalam berbagai bidang, misalkan dalam hal produksi. Negara Indonesia kurang mampu menghasilkan mobil, motor yang mamapu bersaing dengan kendaraan buatan jepang, yang lebih murah dan awet. Situasi ini akan memaksa indonesia untuk mendatangkan motor-motor buatan jepang dan negara-negara lainya, sebgaia gantinya Indonesia mensuplai TKI ke jepang dan negara lainya. Kecendrungan inilah yang disebut dengan biaya oportunitas.

Dalam kehidupan sehari-hari, setiap masyarakat dapat berbeda dalam hal siapa yang menentukan pilihan dan bagaimana pilihan tersebut ditentukan. Hal ini akan bergantung pada sistem perekonomian yang dianut oleh suatu masyarakat. Walaupun demikian, kebutuhan untuk memilih berlaku umum untuk semua masyarakat. Jika kelangkaan mengharuskan adanya kebutuhan memilih, pilihan secara tidak langsung menandakan adanya biaya. Artinya, keputusan untuk memproduksi sesuatu lebih banyak memerlukan keputusan untuk memproduksi sesuatu yang lain lebih sedikit. Lebih sedikitnya memproduksi sesuatu yang lain dianggap sebagai biaya memproduksi sesuatu lebih banyak. Dengan demikian, muncullah apa yang dinamakan biaya oportunitas.

pengertian biaya oportunitasDengan adanya perbedaan kebutuhan antar negara akan menimbulkan sebuah kerjasama dalam bidang-bidang tertentu yang sesuai dengan backgraund masing-masing negara tersebut. Misalkan amerika serikat yang memiliki kecendrungan menguasai dalam bidang militer, maka dengan sendirinya negara-negara yang memiliki kebutuhan akan pesawat perang, senjata-senjata berat lainya akan menjalin sebuah pertukaran dan pada akhirnya menimbulkan apa yang dinamakan dengan biaya oprtunitas juga. Dalam wacana ini dapat disimpulkan bahwa biaya oportunitas akan muncul apabila dihadapkan dengan pilihan, jika membeli pralatan perang maka hilanglah kesempatan untuk membeli pesawat perang dan sebaliknya.

Kesimpulan :
Dengan adanya problematika biaya oportunitas yang harus dilakoni oleh semua negara, maka akan menimbulkan sebuah ketergantungan dan keterkaitan. Dengan berdasarkan hal inilah maka perdagangan antar negara wajib dilakukan.
Baca Juga :

Daftar Negara Maju dan Berkembang
Bukan hanya manusia saja mahluk zoonpoliticon namun negara dengan segala aspek kesatuanya juga termasuk mahluk sosial yang tidak bisa menciptakan kebutuhanya sendiri secara serta-merta.


Read More

Hakikat Pembelajaran IPS (social studies)

1.     Pengertian Ilmu Pengetahuan Sosial
Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan salah satu bidang pengajaran disekolah yang bertujuan mengembangkan sikap, pengetahuan, dan ketrampilan sosial yang berisikan konsep dan pengalaman belajar yang dipilih dan diorganisir dalam kerangkan studi keilmuan sosial (Hasan & Salladin, 1996: 10).
Istilah Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan terjemahan dari Social Studies. NCSS (National Council for Social Studies, 2000), mendefinisikan Social Studies sebagai berikut:
Social Studies are the integrated study of the social sciences and humanities to promote civic competence. Within the school program, social studies provides coordinated, systematic study drawing upon such disciplines as anthrophology, archaelogy, economies, geography, hystory, law, philosophy, political science, psychology, religion, and sociology, as well as appropriate content from the humanities, mathemathies, and the natural sciences.
         (http://re-searchengines.com/mangkoes6-04-4.html).
                 Berdasarkan definisi diatas, Ilmu Pengetahuan Sosial dapat diartikan sebagai kajian terpadu dari ilmu-ilmu sosial dan untuk mengembangkan potensi kewarganegaraan. Di dalam program persekolahan Ilmu Pengetahuan Sosial dikoordinasikan sebagai bahasan sistematis dan dibangun diatas beberapa disiplin ilmu antara lain Anthropologi, Arkeologi, Ekonmi, Geografi, Sejarah, Hukum, Filsafat, Ilmu politik, Agama, Sosiologi dan juga mencakup materi yang sesuai dari humaniora, matematika, dan ilmu-ilmu alam. (http:// re-searchengines.com/mangkoes6-04-4.html)
                 Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan seperangkat fakta, peristiwa, konsep, dan generalisasi yang berkaitan dengan perilaku dan tindakan manusia untuk membangun dirinya, masyarakatnya, bangsanya, dan lingkungannyaberdasarkan pada pengalaman masa lalu yang dapat dimaknai untuk masa kini, dan diantisipasi untuk masa yang akan datang.
                     Dari berbagai definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa Ilmu Pengetahuan Sosial (social studies) merupakan kajian-kajian ilmu-ilmu sosial secara terpadu yang disederhanakan untuk pembelajaran di sekolah. Ilmu Pengetahuan Sosial dapat diartikan sebagai kajian terpadu dari ilmu-ilmu sosial dan untuk mengembangkan potensi kewarganegaraan. Di dalam program persekolahan Ilmu Pengetahuan Sosial dikoordinasikan sebagai bahasan sistematis dan dibangun diatas beberapa disiplin ilmu antara lain Anthropologi, Arkeologi, Ekonmi, Geografi, Sejarah, Hukum, Filsafat, Ilmu politik, Agama, Sosiologi dan juga mencakup materi yang sesuai dari humaniora, matematika, dan ilmu-ilmu alam. (http:// re-searchengines.com/mangkoes6-04-4.html)
                 Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan seperangkat fakta, peristiwa, konsep, dan generalisasi yang berkaitan dengan perilaku dan tindakan manusia untuk membangun dirinya, masyarakatnya, bangsanya, dan lingkungannyaberdasarkan pada pengalaman masa lalu yang dapat dimaknai untuk masa kini, dan diantisipasi untuk masa yang akan datang.
     Dari berbagai definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa Ilmu Pengetahuan Sosial (social studies) merupakan kajian-kajian ilmu-ilmu sosial secara terpadu yang disederhanakan untuk pembelajaran di sekolah.
2.      Hakekat pembelajaran IPS
                     Hakikat pembelajaran adalaah suatu proses terjadinya interaksi antara peserta didik dengan komponen-komponen pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Komponen itu meliputi siswa, kurikulum, lingkungan guru, model, dan media pembelajaran.
                     Pembelajaran adalah proses, cara menjadikan orang atau makhluk hidup belajar. Pembelajaran adalah kombinasi yang tersususn meliputi unsur-unsur material, manusiawi, fasilitas perlengkapan dan prosedur yang saling mempengaruhi untuk mencaapi suatu tujuan pembelajaran (Oemar Hamalik, 2001 : 57). Sedangkan menurut Sudjana (2000: 6), pembelajaran sebagai usaha pendidik untuk membantu peserta didik melakukan kegiatan belajar.ang bersifat hafalan, melainkan terletak pada upaya agar mereka mampu menjadikan apa yang telah dipelajarainya sebagai bekal dalam memahami dan ikut serta dalam melakoni kehidupan masyarakat lingkungannya, serta sebagai bekal bagi dirinya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tingi. Disinilah sebenarnya penekanan misi dari pendidikan IPS. Oleh karena itu, rancangan pembelajaran guru hendaknya diarahkan  dan difokuskan sesuai dengan kondisi dan perkembnagan potensi siswa agar pembelajaran yang dilakukan benar-benar berguna dan bermanfaat bagi siswa.
                     Karakteristik mata pelajaran IPS berbeda dengan disiplin ilmu lain yang bersifat monolitik. Ilmu pengetahuan social (IPS) merupakan integrasi dari berbagai disiplin ilmu-ilmu social, seperti sosiologi, sejarah, geografi, ekonomi. Rumusan Ilmu Pengetahuan Sosial berdarkan realitas dan fenomena social melalui pendekatan interdisipliner.
            Mata pelajaran IPS di SMP/ MTs memiliki beberapa karakteristik antara lain sebagai berikut (Trianto. 2010:175):
a.       Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan gabungan dari unsur-unsur geografi, sejarah, ekonomi, hukum dan politik, kewarganegaraan, sosiologi, bahkan juga bidang humaniora, pendidikan dna agama.
b.      Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar IPS berasal dari struktur keilmuan geografi, sejarah, ekonomi, dan sosiologi, yang dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi pokok bahasan atau topic (tema) tertentu.
c.       Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar dapat menyangkut berbagai masalah social yang dirumuskan dengan pendekatan interdisipliner dan multidisipliner.
d.      Standar Kompetensi dan Kompetesi Dasar apat menyangkut peristiwa dan perubahan kehidupan masyarakat dengan prinsip sebab akibat, kewilayahan, adaptasi dan pengelolaan lingkungan, struktur, proses, dan masalah social serta upaya-upaya perjuangan hidup agar survive seperti pemenuhan kebutuhan, kekuasaan, keadilan dan jaminan keamanan.

Read More