Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Juni 2017

Pengertian Biaya Oportunitas

Pengertian Biaya Oportunitas - Seiring perkembangan zaman, pertumbuhan negara-negara di Dunia semakin jauh meninggalkan era sebelumnya. Pertumbuhan yang semakin pesat, perbedaan kebutuhan dan adanya timbal balik yang berbentuk simbiosis mutualisme antar negara-negara di Dunia menyebabkan timbulnya banyak opsi yang harus dipilih oleh negara-negara tersebut.


Pilihan-pilihan itu muncul ketika dihadapkan pada tatanan nilai baru dan dipaksa menghasilkan trobosan-trobosan baru dalam berbagai bidang, misalkan dalam hal produksi. Negara Indonesia kurang mampu menghasilkan mobil, motor yang mamapu bersaing dengan kendaraan buatan jepang, yang lebih murah dan awet. Situasi ini akan memaksa indonesia untuk mendatangkan motor-motor buatan jepang dan negara-negara lainya, sebgaia gantinya Indonesia mensuplai TKI ke jepang dan negara lainya. Kecendrungan inilah yang disebut dengan biaya oportunitas.

Dalam kehidupan sehari-hari, setiap masyarakat dapat berbeda dalam hal siapa yang menentukan pilihan dan bagaimana pilihan tersebut ditentukan. Hal ini akan bergantung pada sistem perekonomian yang dianut oleh suatu masyarakat. Walaupun demikian, kebutuhan untuk memilih berlaku umum untuk semua masyarakat. Jika kelangkaan mengharuskan adanya kebutuhan memilih, pilihan secara tidak langsung menandakan adanya biaya. Artinya, keputusan untuk memproduksi sesuatu lebih banyak memerlukan keputusan untuk memproduksi sesuatu yang lain lebih sedikit. Lebih sedikitnya memproduksi sesuatu yang lain dianggap sebagai biaya memproduksi sesuatu lebih banyak. Dengan demikian, muncullah apa yang dinamakan biaya oportunitas.

pengertian biaya oportunitasDengan adanya perbedaan kebutuhan antar negara akan menimbulkan sebuah kerjasama dalam bidang-bidang tertentu yang sesuai dengan backgraund masing-masing negara tersebut. Misalkan amerika serikat yang memiliki kecendrungan menguasai dalam bidang militer, maka dengan sendirinya negara-negara yang memiliki kebutuhan akan pesawat perang, senjata-senjata berat lainya akan menjalin sebuah pertukaran dan pada akhirnya menimbulkan apa yang dinamakan dengan biaya oprtunitas juga. Dalam wacana ini dapat disimpulkan bahwa biaya oportunitas akan muncul apabila dihadapkan dengan pilihan, jika membeli pralatan perang maka hilanglah kesempatan untuk membeli pesawat perang dan sebaliknya.

Kesimpulan :
Dengan adanya problematika biaya oportunitas yang harus dilakoni oleh semua negara, maka akan menimbulkan sebuah ketergantungan dan keterkaitan. Dengan berdasarkan hal inilah maka perdagangan antar negara wajib dilakukan.
Baca Juga :

Daftar Negara Maju dan Berkembang
Bukan hanya manusia saja mahluk zoonpoliticon namun negara dengan segala aspek kesatuanya juga termasuk mahluk sosial yang tidak bisa menciptakan kebutuhanya sendiri secara serta-merta.


Read More

Kamis, 02 Maret 2017

Contoh Surat Izin Sakit Tidak Masuk Sekolah Yang Baik dan Benar

Bagimana cara membuat surat ijin dengan mkasud anak anda tidak bisa masuk sekolah hari ini akan saya sajikan di beberapa contoh surat ijin sakit tidak masuk sekolah dibawah ini. Yap, ada beberapa kendala memang yang mengaharuskan buah hati anda absen tidak bisa mengikuti pelajaran sebagaimana hari biasanya yang paling umum adalah karena sakit. 

Dalam menulis surat nanti, alangkah baiknya anda memberikan penjelasan anak anda sedang sakit apa supaya guru atau wali kelasnya juga tahu, karena bagaimanapun wali kelas adalah orang tua kedua anak anda. Nah misalkan saja sedang sakit panas, fileks dan sebagainya. 

Dibawah ini adalah beberapa contoh surat izin sakit yang sangat biasa digunakan dalam penulisan kapan saja dan dilembaga sekolah. Anda tinggal mengikuti format penulisanya kemudian mengganti beberapa bagian yang dianggap perlu misalkan tanggal surat, nama wali murid, dan nama sekolah. 

Contoh Surat Izin Sakit Tidak Masuk Sekolah



Read More

Rabu, 22 Februari 2017

Contoh Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM - GT)


PROPOSAL
PROGRAM KREATIFITASMAHASISWA

IMAJINASI SISWA DAN NOVEL PEMBLAJARAN

Bidang Kegiatan:
PKM GAGASAN TERTULIS ( PKM-GT )
Oleh:
       UNIVERSITAS ….

      Dibiayai oleh :
Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementrian Pendidikan Nasional
Sesuai dengan Surat Perjanjian Hibah Kreativitas Mahasiswa Tahun 2012
Nomor : 228/SP2H/PKM/DP2M/III/2011, Tanggal 20 Desember 2010

HALAMAN PENGESAHAN
1 Judul Kegiatan : IMAJINASI SISWA DAN NOVEL PEMBLAJARAN
2 Bidang Kegiatan      : PKM-GT3 Bidang Ilmu             : Sosial Ekonomi4. Ketua Pelaksana Kegiatana. Nama Lengkap                           :
b. NIM                                           : 09c. Jurusan                                        :
d. Universitas/Institut/Politeknik   :
e. Alamat Rumah dan No Tel./HP : jalanf. Alamat email                               :
g. Tahun penulisan                         :
5. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis :
6. Dosen Pendampinga. Nama Lengkap dan Gelar          :
b. NIP                                             :
c. Alamat Rumah dan No Tel./HP :
Yogyakarta,  Feberuari

Menyetujui

Ketua Jurusan/Program Studi/                                                Ketua Pelaksana Kegiatan
Pembimbing Unit Kegiatan mahasiswa

(;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;)                                                               (;;;;;;;;;;;;;;;;;;;)
NIP.                                                                 NIM.

Pembantu atau Wakil Rektor Bidang                                      Dosen Pendamping
Kemahasiswaan/Direktur Politeknik/Ketua Sekolah Tinggi,

(‘;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;)                                                         (;;;;;;;;;;;;;;;)
 NIP.                                                                                        NIP. 

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmatNya pada kita semua hamba-hambanya, sehingga penulis dapat menyusun sebuah gagasan demi kemajuan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Gagasan Tertulis “Imajinasi Siswa dan Novel Pembelajaran” dengan baik.
Semua  ini tidak akan selesai tanpa adanya bantuan dan dorongan dari semua pihak, oleh karena itu penulis mengucapkan terimakasih kepada :
1.      Prof. Dr. Herminanto Sofyan selaku Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Yogyakarta
2.      Sugiharyanto, M. Si selaku Ketua Prodi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Negeri Yogyakarta
3.      Anik Widiastuti, M. Pd, selaku Dosen Pembimbing PKM
4.      Bapak dan Ibu tercinta yang telah mengorbankan segala-galanya demi terciptanya cita-cita ananda
5.      Teman-teman di UNY yang telah memberikan motivasi kepada penulis
6.      Semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan laporan akhir PKM ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu.
Penulis menyadari bahwa gagasan tertulis yang telah disusun masih jauh dari sempurna, untuk itu penulis mengharapakan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan Program kreativitas Mahasiswa bidang Gagasan Tertulis. Semoga program ini nantinya dapat bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan penulis pada khususnya sebagaimana yang diharapkan. Amin
Yogyakarta
, Feberuari 2012
RINGKASAN
Membicarakan pendidikan di Indonesia tidak akan ada habisnya, berangkat dari sebuah pengalaman dan fakta dilapangan yang menggores sektor pendidikan saat ini, menggerakan kami memutar otak untuk mencari smart solution dalam hal ini, mulai dari rendahnya kualitas guru, kurangnya sarana dan prasarana penunjang mutu pendidikan dan rendahnya minat belajar masyarakat kita. Tantangan dunia pendidikan yang semakin hari semakin menumpuk merupakan sesuatu yang perlu dibenahi, melalui gagasan tertulis ini, kami akan menyampaiakan sebuah saran dan solusi yang cukup sederhana demi sebuah kebangkitan semangat belajar siswa dan peningkatan mutu tenaga pendidik.
                        Imajinasi Siswa dan Novel Pemblajaran merupakan sebuah ide yang kami tawarkan kepada dinas pendidikan Indonesia, karena pada proses plaksanaanya bisa dibilang tidak memakan waktu, dan bernilai besar bagi perekembangan dunia pendidikan, khususnya di Indonesia. Imajinasi siswa yang dimaksud dalam judul diatas adalah berupa coretan kecil dalam rentan waktu satu semester yang dibuat oleh siswa itu sendiri, yang menyangkut : bagaiamana perasaan mereka setelah diajar oleh guru (y) misalkan, kemudian apakah ada keluhan dan kesulitan yang mereka alami, ini adalah garis besar yang akan kami ajukan kepada siswa, khususnya tingkat SLTP ke atas. Dari coretan yang telah mereka buat, dengan sedikit sentuhan kreasi, kemudian dikumpulkan menjadi sebuah satu dokumen, dan kami menamkanya “ Novel Pemblajaran”.

I. PENDAHULUANA.    LATAR BELAKANG MASALAH
Dengan didasari oleh perkembangan zaman yang telah berkembang dengan begitu pesat maka dari dasar itu kelompok kami menyusun sebuah gagasan pokok dalam perkembangan pendidikan saat ini. Gagasan yang memuat sebuah ide kreatif yang mengkolaborasikan beberapa kemampuan, seperti kemampuan menulis dan berfikir, dalam gagasan yang berjudul imajinasi siswa dan novel pemblajaran ini, kami memiliki harapan akan timbulnya siswa-siswa dan tenaga pendidik yang mencintai sebuah karya, memiliki jiwa fiksi dan kreasi yang tinggi.Kelemahan pendidikan di Indonesia membuka mata kami untuk terjun dan memberi gagasan dan implementasi dalam membongkar satu demi satu permasalahan itu, dan menurut kelompok kami permasalahan itu timbul tidak lain dari kurangnya cara, kurangnya ide untuk mengembangkan sebuah pemblajaran yang menarik, simple dan bernilai ekonomi tinggi. Melalui gagasan ini, kami memiliki keyakinan bahwa dunia pendidikan akan menemukan taringnya kembali dengan cara simple dan berilian.( kurang data statistik )
B.     TUJUAN DAN MANFAAT YANG INGIN DICAPAI
             Dari masalah – masalah yang telah dirumuskan, maka dapat diketahui tujuan dari gagasan ini, yaitu,1) Memunculkan sebuah inovasi dan kreasi dalam proses belajar2) Meberikan wadah bagi peserta didik untuk menyalurkan uneg-uneg mereka\3) Memberdayakan kemampuan siswa dalam menumbuhkan kompetensi guru4) Manfaatnya, menambah pundi-pundi kekayaan ( nilai ekonomis)5) Pemahaman ganda berupa seni dan pendidikan

GAGASAN
Program kreatifitas mahasiswa yang dicetuskan oleh DIKTI yang bertema (gagasan tertulis) merupakan sebuah kesempatan emas bagi para mahasiswa untuk menuangkan ide yang mereka miliki, melalui kesempatan ini kami menawarkan sebuah gagasan yang berjudul “ imajinasi siswa dan novel pembalajaran” gagasan ini terilhami dari pengalaman belajar dan kondisi siswa serta guru saat ini, selain itu gagsan ini kami peroleh dari kecintaan kami terhadap dunia tulis menulis, baik jurnalistik sosial,politik

 dan fiksi, dengan latar belakang ini kami mencoba mengkolaborasikan kekuatan bangku sekolah dan kekuatan fiksi yang berupa Novel dalam sebuah cara mengajar dan menjadikan novel sebagai buku pemblajaran yang menarik bagi siswa dan bermanfaat bagi peningkatan mutu seorang guru, mengingat guru juga ditutuntut untuk bisa menghasilkan sebuah karya, dan kami memiliki sebuah visi, yaitu: guru Indonesia merangkap kemampuan sebagai seorang pengarang Novel, misalkan sekelas andrea hirata.
Solusi yang berupa gagasan ini baru pertama kali kami cetuskan, dengan berjuta harap akan terrelisasikan, dengan senang hati kami akan menyumbangkan tenaga dan pikiran dalam mewujudkan gagasan ini, gagasan yang mungkin baru pertama kali dicetuskan di Indonesia, mengapa tidak, sebuah novel hasil dari imajinasi siswa disekolah, terkempul dengan mudahnya menjadi sebuah karya sastra berniali tinggi. misalakan jumlah siswa disuatu sekolah mencapai 300 orang, maka lembar demi lembar novel pembalajran yang akan terkumpul sebanyak 300 lembar, begitu seterusnya.


Apabila ditanyakan sebarapa jauh kami menginginkan gagasan kami ini diimplementasikan, jawaban kami hanya satu, secepat mungkin. Melalui sebuah lomba karya ilmiah ini, harapan besar kami sampaikan langusung ke Dinas pendidikan, dan seandainya gagasan kami ini sampai terbengkalai dan mentok ditengah jalan, maka saya berjanji, gagasan kami ini akan kami realisasikan ketika kami berada dikelas dan menjadi tenaga pengajar nantinya.
Tentunya dalam mewujudkan gagasan ini, kmai mebutuhakan kerjasama beberapa orang, selain siswa kami juga membutuhkan kinerja guru yang sanggup menyusun gagasan kami ini, menjadi sebuah Novel pembalajaran dan sedikit meminta bantuan seniman dalam mempoles novel pembalajran ini menjadi sebuah novel yang berbau fiksi namun berisi realita dunia pendidikan di Indonesia.

Adapun langkah-langkah konkrit yang akan kami lakukakn dalam hal ini adalah:
Ø  Membutuhkan peran siswa untuk menuliskan apa yang mereka rasakan seprti uraian ditas
Ø  Kami akan membatasi, setiap siswa menuliskan pengalamanya maksimal satu lembar kertas, bagi siswa yang memiliki bakat menulis, jumlah lembar kertas tidak dibatasi
Ø  Mengumpulkan hasil
Ø  Melakukan sebuah riset dari tulisan
Ø  Mengumpulkan menjadi sebuah judul dalam sub bab
Ø  Merangakai secara sistematis, sehingga memiliki alur yang jelas
Ø  Proses editing
Ø  Ajukan ke penerbit
Ø  Jadilah sebuah novel yang berjudul “ imajinasi siswa dan novel pembalajaran”
Ø  Konsumsi, siswa, guru, dan masyarakat umum
Rancangan dan langkah-langkah diatas, bagi kami cukup simple, semoga terrealisasikan.

C.    KESIMPULAN
1.      Gagasan yang Kami Ajukan
Secara garis besarnya, gagasan yang kami ajukan ini memiliki esensi dan nilai pendidikan, karena kami merancang sebuah gagsan ini berangkat dari sebuah latar belakang kami, sebagai mahasiswa FIS di Universitas Negri Yogyakarta, background yang menempel sebgai calon guru dan memiliki tugas mengjar dan mendidik anak-anak bangsa adalah tugas pokok kami, namun disamping itu menghasilkan inovasi dalam dunia pendidikan merupakan sebuah tantangan yang harus kami laksanakan.
Gagasan yang kami beri judul “ imajinasi siswa dan novel pendidikan” merupakan sebuah gagasan dengan maksud utama yaitu, adanya sebuah evaluasi real yang akan diemban oleh seorang guru maupun dosen, evaluasi ini tertera dalam lembar demi lembar sebuah novel pemblajaran yang notebenenya adalah hasil dari keluh dan kesah anak didik mereka sendiri.
Keunggulan gagasan kami ini,apabila di wujudkan dalam sebuah karya salah satunya adalah, terjalinya ikatan psikologis dan rasa melengkapi antara guru dan siswa, menghilngkan rasa jenuh dalam belajar khususnya mengepaluasi keadaan kelas, serta menambah pundi-pundi kekayaan dalam bentuk penjualan novel pemblajaran.Selain itu, gagasan ini lahir dari rasa perihatin terhadap generasi muda bangsa ini, para remaja yang mulai gemar membaca novel cinta dibandingkan modul pemblajaran, lebih suka menonton filem dibandingkan berita, dari sini kami bermimpi apabila sudah terbit sebuah novel, maka skenario filem akan gampang tercipta dan sekaligus novel pemblajaran dan filem pembalajaran, insyaallah akan kita jumpai diakhir tahun ini.
2.      Teknik implementasi
3.      Prediksi hasil yang akan diperoleh
D.    Bagian akhir
1.      Daftar pustaka
2.      Daftar riwayat hidup
- nama lengkap,- tempat dan tanggal lahir,- karya-karya ilmiah yang pernah dibuat,- penghargaan-penghargaan ilmiah yang pernah diraih..Lampiran jika diperlukan, seperti: foto/dukumentasi, data daninformasi lainnya yang mendukung isi tulisan.
Read More

Rabu, 15 Juni 2016

Kelemahan dan Kelebihan Komunikasi Langsung dan Tidak Langsung

Komunikasi merupakan sebuah konsep penyampaian informasi kepada informan yang membutuhkan sebuah informasi dalam lingkup ruang dan berbagai kondisi. Penyampaian informasi terkadang memiliki kendala dalam prosesnya. Kendala-kendala inilah yang kebanyakan kurang dipahami oleh seorang informan.

Google image
Informasi yang baik tentu saja informasi yang tersampaikan dengan jelas, jelas maksud dan tujuanya serta mudah dipahami. Penyampaian informasi memiliki beberapa persi, baik informasi langsung maupun tidak langsung. Dalam informasi langsung biasanya tanpa perantara media alias face to face. Sedangkan informasi yang tidak langsung menggunakan sebuah perantara alat seperti Hp, Surat dll.
Informasi langsung dan tidak langsung memiliki kelamahan dan kelebihan masing-masing. Informasi secara langsung akan lebih real, terpercaya dan akurat namun kelemahnaya terletak pada sang informan dan penerima. Informan (yang menyampaikan informasi). Semua ini haruslah memiliki kecakapan yang baik dalam berbicara sehingga cord alias inti dari informasinya mudah dicerna dan dipahami oleh sang penerima informasi. Disisi lain kita menemukan informasi secara tidak langsung yang memiliki kelebihan waktu dan biaya, penyampaian informasi yang tidak langsung lebih mempersempit ruang dan jarak serta tidak banyak menyita waktu. Kelemahan dalam informasi tidak langsung ini biasanya terletak pada canal penghubung informasi, seperti gangguan sinyal dan cuaca yang tidak bersehabat.
Lepas dari kelebihan dan kelemahan kedua model penyampaian informasi ini, tentunya memberikan kita pilihan, apakah ingin menggunakan salah satunya atau kolaborasi. Tentunya kita akan memilih model yang sesuai dengan konten informasi yang kita samapaikan dan itu mutlak terjadi jika anda adalah orang yang bergelut dalam sebuah bisnis yang membutuhakan kecakapan dalam berinformasi untuk melancarkan kinerja dalam perusahaan atau usaha anda.
Yang terpenting dalam hal ini adalah bagaiamana cara kita meramal kapan harus menggunakan informasi langsung dan tidak langsung supaya semua rencana yang sudah tersusun tidak mengalami kendala yang berarti. Berikut beberapa cara supaya kita bias meramal kondisi kapan harus menggunakan informasi langsung dan tidak langsung.
1.    Jika anda bergelut dalam sebuah usaha yang bersekala besar maka saya sarankan memilih informasi secara langsung. Hal ini dikarenakan usaha yang besar tentu membutuhkan modal yang besar, maka sudah barang mutlak jika kita bertemu langsung dengan rekan bisnis kita supaya terjadi sebuah check and balance sekaligus meminimalisir terjadinya penipuan
2.    Jika anda adalah mahsiswa, pelajar maka lebih baik memilih informasi langsung. Intraksi antara mahasiswa dengan dosen, siswa dengan guru masih dalam ruang lingkup etika dan estetiak Penekanan sikap patuh dan rasa penghargaan harus anda pegang. Namun dalam sebuah kondisi yang tidak memungkinkan untuk bertatap muka maka boleh-boleh saja menggunakan media seperti Hp, Email, Surat dll.
3.    Jika anda sepasang kekasih yang LDR. Maka lebih baik memilih media tidak langsung, selain menghemat biaya, disisi lain akan menimbun rasa kangen yang luar bias. Namun jika anda paksakan menggunakan media langsung maka anda harus mempertimbangakan biaya dan waktu. Apakah demi cinta anda rela menemui pacar meskipun jaraknya jauh ? Rugi ongkos dan menyita waktu, itupun jika anda berjodoh.
4.    Komunikasi tidak langsung juga efektif dilakukan dalam proses pertemanan. Ini akan lebih santai sambil mengisi waktu luang anda.
Dalam pembahasan yang singkat diatas, saya rasa pemaparan tentang kelemahan dan kelebihan komunikiasi langsung dan tidak langsung sudah tersampaikan. Jika anda belum mendapatkan kejelasan, silahkan tinggalkan komentar anda dibawah. Kami senang berbagi informasi dengan anda.
Read More

Selasa, 02 Juli 2013

Perbedaan Proto-Nasionalisme dan Nasionalisme Modern

Proto nasionalisme adalah suatu bentuk nasionalisme awal. Sebuah rintisan kesadaran kebangsaan ( nasionalisme tertua), Indonesia adalah negara yang besar. selama tiga ratusa tahun, Indonesia mengalami masa kolonisasi. Berada didalam situasi yang sama, terjajah, dalam waktu yang lama, mengakibatkan rakyat Indonesia mengalami kepenatan. Pada akhirnya mereka pun mempunyai kesadaran untuk melepaskan diri dari belenggu penjajahan.
 Kemunculan dan pertumbuhan proto-nasionalisme, dalam banyak hal, merupakan konsekuensi dari perubahan-perubahan cepat dan berdampak luas yang berlangsung di Indonesia. pada dekade-dekade awal abad 20. Dalam periode ini,  kolonialis Belanda di Indonesia melaksanakan kebijaksanaan-kebijaksanaan sosial dan ekonomi serta dalam bidang pendidikan'. Di Indonesia, dalam bidang sosial, pemerintah kolonial Belanda memperkenalkan politik etis yang, antara lain, menghasilkan ekspansi pendidikan bagi pribumi. Dalam bidang ekonomi, kebijaksanaan liberal mendorong pertumbuhan sektor ekonomi modern, yang mempunyai dampak meluas terhadap ekonomi tradisional; Indonesia dengan segera dibawa ke dalam orbit ekonomi pasar. Semua perubahan cepat ini justru mendorong munculnya kesadaran baru tentang dunia yang tengah berubah, dengan tantangan baru yang membutuhkan respons baru pula.
Kesimpulanya : proto nasionalisme hadir dalam ekspansi penjajah yang kemudian mengenalkan berbagai bidang yang sedang berkembang seperti ekonomi, pendidikan, yang kemudian menumbuhkan rasa persatuan dalam jiwa nasionalis sebagai suatu bangsa, misalkan pendirian sekolah-sekolah pada zaman itu, Liberalisasi dalam bidang ekonomi yg dilakukakn oleh belanda.

Sedangkan nasionalisme moderen merupakan,perubahan Pada fase kedua, dilakukan oleh pergerakan organisasi modern yang ditunggangi oleh para inteligenesia yang berpendidikan tinggi yang mememgang peranaan dalam mengenalkan gasasan mengenai nasionalismepolitik dan Negara indo diperkenalkan dan dinegosiasikan.yang diperankan oleh mereka2 yg bersekolah guru di STOVIA. Nasinalisme moderen ditandai dengan maraknya pendirian orgnisasi2 yg berupa partai dari para mahasiswa yang bersekolah diluar negri yg sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Secara historisnya, rasa nasinalime bangsa Indonesia semakin kuat dengan ditandai adanya pendudukan jepang,  Dengan picuan semangat kebangkitan nasional akibat Revolusi dunia yang menarik kesadaran baru tentang dunia yang tengah berubah, sebagai alat perjuangannya. Pergerakan organisasi modern ini melakukan perlawanan dengan imperialisme yang membawa misi liberalisme. Tidak disadarinya lahirnya kelas terdidik baru menjadikan perlawanan organisasi modern tersebut kalah, karena lahirnya model kepemimpinan baru dengan peran sentral proto-nasionalisme yang pada gilirannya menjadi nasionalisme yang lebih sempurna. Sebagai contoh berdirinya Budi Utomo, Jong Java, Jong Islamieten Bond, sampai pada SDI dan SI, misalnya. Melalui organisasi¬organisasi inilah political community" mulai mengambil bentuknya dalam masyarakat Indonesia.
Read More

Perbedaan Gagasan Nasionalisme di Eropa,Amerika dan Indonesia.

Kita mulai pembahasan dengan daerah Eropa.
Gagasan kebangsaan lahir bersamaan dengan memudarnya pengaruh agama (terutama gereja),agama berposisi sebagai struktur religious politik. Sebelum ada kebangsaan : ikatan-ikatan bersifat primordialisme,orang disatukan karena ikatan etnis,dan bisa juga dengan agama. Struktur politik menggabungkan dari 2 basis yaitu agama dan politik.
Dalam  masa kekaisaran dahulu raja-raja,kaisar-kaisar kekuasaan itu terlegitimasi oleh agama-agama. Tapi setelah ada pencerahan (aufklarung): tidak ada lagi legitimasi oleh agama, namun sudah berfikir rasional.
Aufklarung: manusia kembali kepada berfikir rasional,empiris,mereduksi pikiran-pikiran untuk menghindari imperium gereja

Kemudian di Indonesia
Embrio nasionalisme tumbuh brsamaan dengan meluasnya agama di ruang public. Agama mempunyai andil history dalam  tingkatannya. Agama menggerakan Indonesia merdeka. Dalam lintasan sejarah  nusantara agama tidak pernah sekedar mengurusi urusan pribdi tetapi juga terlibat dalam urusan public. Pada hampir semua sitem religi politik tradisonal di muka bumi,agama memiliki peranan sentral dalam pendfinisian dalam institusi-institusi sosial
Dalam ketiadan asosiasi terbuka  komunitas agama berperan penting sebagai pemasok wahana, isi dan tujuan  kegiatan  public. Penguasa menghormati otoritas keagamaan sebagai bagian dari ketundukannya  kepada Tuhan. Situasi demikian juga merupakan gambaran umum yang berlaku di nusantara sebelum terjadinya proses  modernisasi melalui  intervensi belanda ke dalam bidang keagamaan. Sebagai salah satu buktinya dengan adanya Departmen Agama: merupakan akomodasi paling nyata adanya agama secara sruktural masuk dalam ruang public.

Kemudian pembahsan yang terakhir di Amerika.
Negara tidak boleh mencampuri agama. Sampai sekarangpun urusan Agama dan Institusi Pemerintahan berjalan sesuai dengan koridornya masing-masing, memiliki rel yang berbeda, Dengan konsep ini cap Negara liberal melekat dalam masyarakat Amerika. Pemerintah tidak berhak mengatur apa Agama dana keyakinan rakyatnya, bahkan dalam perpolirakn juga agama tidak boleh ikut campur dalam proses engambilan keputusan decision making.
Sebenarnya ini tulisan sebagai pengganti mata kuliah saya dulu, tapi ketimbang menuh-menuhin laptop maka saya share kesini.
Semoga bermanfaat …!

Salam …
Read More

Kriteria Laboratorium yang Ideal

  • Punya SDM yang tak terbatas. Secara cepat kualitas produk akan baik, misal dari hasil analisa yang jelek (pengamatan terhadap situs peninggalan sejarah) menjadi sedikit. Seperti proses pengolahan di awasi oleh QC (Quality Control) dengan baik dan cara analisa yang sesuai mengasilkan input yang berkualitas.
  • Tidak menghabiskan waktu. Betul pada awalnya perusahaan akan memberikan perhatian penuh pada setiap training yang dilakukan itu. Namun setelahnya perusahaan bisa dengan cepat memperoleh hasil analisa isi laboratorium pada pengamatan yang akan di lakukan
  • Bisa berjalan sendiri. Tanpa harus di intuksikan pun, seorang analist laboratorium bisa berjalan sendiri. Mandiri dan penuh kreasi seni
  • Tanpa tekanan. Tanpa harus takut analisa atau hasil uji belum selesai team laboratorium sudah meyelesaikannya dengan tepat waktu dan tanpa ada tekanan dalam setiap analisa yang di lakukannya.
  • Laboratorium yang ideal merupakan laboratorium yang mampu memenuhi kebutuhan siswa misalkan pada mata pelajaran Ips di SMP dengan dilengkapi peralatan yang berbasis TI  dan pengelola yang kaya akan pengalaman dan dunia social
  • Tata ruang yang nyaman
  • Safety
  • Keterjangkauan
  • Memiliki program, visi dan misi ke depan yang baik dan terjamin mutu dan kualitasnya
  • Memilik badan yang siap bertanggung jawab atas keberadaan laboratorium IPS
1.      Pengelolaan dan Personalia Laboratorium
Dalam konteks laboratorium , pengelolaannya menyangkut beberapa aspek yaitu:
·      perencanaan
·      penataan,
·      pengadministrasian,
·      pengamanan, perawatan, dan pengawasan

2.      Perlengkapan Laboratorium
·      Perabot
·      Alat peraga pendidikan
·      Perkakas
·      Kotak PPPK beserta isinya
·      Alat pemadam kebakaran
·      Alat pembersih
·      Kumpulan buku

3.      Prasarana dan Sarana Laboratorium
a.    Fungsi : Sebagai tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran IPA secara praktek yang memerlukan peralatan khusus yang tidak mudah dihadirkan di ruang kelas.
b.   Kapasitas : Dapat menampung minimal 1 (satu) rombongan belajar
c.    Ratio : (satu) ruang laboratorium/sekolah Luas 2,4 m2 /peserta didik
d.   Dimensi : Luas ruang minimal 48 m2, termasuk ruang penyimpanan dan persiapan 18 m2.
Prasarana
·      Ruangan Laboratorium
·      Ruang persiapan
·      Ruang penyimpanan
·      Ruang gelap
·      Ruang timbang
·      Ruang praktikum
·      Kebun sekolah (rumah kaca)
Sarana
Sarana yang diperlukan laboratorium Pendidikan IPS meliputi peralatan, bahan, perkakas, perabot, dan media.

4.      Instalasi
Instalasi laboratorium Pendidikan IPS meliputi instalasi listrik dan instalasi air. Instalasi listrik diperlukan untuk mengoperasikan peralatan dan penerangan pada saat kegiatan praktikum.

5.      Pembuangan limbah
Limbah dari laboratorium Pendidikan IPS umumnya hanya merupakan bahan-bahan yang habis pakai. Oleh karena itu diperlukan kotak sampah untuk pembuangan sementara limbah-limbah tersebut.

6.      PPPK
PPPK diperlukan untuk mengantisipasi:
·      Luka bakar
·      Mata kemasukan benda asing
·      Luka tergores/teriris
·      Kejutan listrik
·      Membalut luka

·      Pingsan
Read More